Jumat, 17 Februari 2017

Aneh, Ternyata Ada TPS 100% Suaranya Untuk Ahok, Sebarkanlah!!!

Aneh, Ternyata Ada TPS 100% Suaranya Untuk Ahok, Sebarkanlah!!!
Aneh, Ternyata Ada TPS 100% Suaranya Untuk Ahok, Sebarkanlah!!!

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menilai ada yang salah dalam rekapitulasi penghitungan suara dalam Pilkada DKI, terkait adanya TPS yang memenangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

“Sangat sulit dimengerti ada TPS yang bisa suaranya 100 persen untuk salah satu paslon. Terjadi masalah rekapitulasi dan ini menjadi perhatian kita,” kata Ferry saat dihubungi Rimanews, hari ini.

Pada pencoblosan Pilkada DKI Jakarta kemarin ada TPS yang memenangkan pasangan Ahok-Djarot dengan suara 100 persen. Salah satu contoh di TPS 32 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Ahok-Djarot mendapatkan 449 suara, sementara dua pasangan lain nihil dan tidak sah sebanyak 3 suara.

Padahal menurut Ferry, yang juga juru bicara tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, pasti ada suara untuk pasangan lainnya, dari saksi yang hadir di tiap-tiap TPS.

“Kami melihat kecurangannya bukan di TPS karena data rekapnya bermasalah,” ujar Ferry.

Keadaan ini nanti akan dibuktikan dengan data asli yang dipunya oleh relawan Anies-Sandi. Karena dirinya menilai data yang di partai Gerindra, berbeda dengan apa yang telah direkap oleh petugas PPS.

Sementara, mengenai hasil hitung cepat, Ferry menyebut dari hitung-hitungan real, pasangan Anies-Sandi ternyata menjadi pemenang pilkada DKI.

Baca Juga : TERNYATA!!! Inilah Rahasia Ahok Peroleh Banyak Suara di Pilkada DKI

“Dari data yang kami punya, Anies-Sandi unggul, walaupun tidak mencapai 50 persen plus 1,” tandasnya. (jk/rn)

Sumber : https://www.eramuslim.com/berita/nasional/aneh-ada-tps-100-suaranya-untuk-ahok-suara-saksi-kemana.htm#.WKcZjFWLTIU

TERNYATA!!! Inilah Rahasia Ahok Peroleh Banyak Suara di Pilkada DKI

TERNYATA!!! Inilah Rahasia Ahok Peroleh Banyak Suara di Pilkada DKI
TERNYATA!!! Inilah Rahasia Ahok Peroleh Banyak Suara di Pilkada DKI

Koordinator Forum Rakyat yang juga tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma berpendapat pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat akan menuai kekalahan di Pilgub DKI putaran kedua.

Ia memprediksi, suara pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni yang tersingkir di putaran pertama itu, akan mengalir kepada Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Menurut Lieus, nasib Ahok-Djarot akan serupa dengan pasangan lawannya di Pilkada DKI 2012, Fauzi Bowo-Nahrowi Ramli (Foke-Nara).

Rakyat ini enggak bisa dibohongi, Ahok cuma 43 persen. Bisa jadi incumbent nasibnya kayak Foke, merasa hebat di putaran pertama, di putaran kedua babak belur,” kata Lieus, Kamis, 16 ebruari 2017.

Menurutnya, keunggulan Ahok di putaran pertama ini banyak dipengaruhi pengetahuan warga Jakarta yang kurang mendalam tentang mantan Bupai Belitung Timur tersebut.

“Pengalaman saya terjun ke pendukung Ahok, mereka tahunya cuma kali bersih, pelayanan gampang. Dia enggak tahu yang lainnya, gimana Ahok soal rekalamsi, soal Sumber Waras, soal dia beli tanah milik Pemda sendiri,” ujarnya.

Untuk itu, Lieus menegaskan, dalam masa kampamye putaran kedua nanti, harus ada penjelasan yang cukup relevan mengenai apa yang belum secara luas diketahui warga DKI selama ini.

Baca Juga : Dahsyat!!! Ternyata ini Strategi SBY Dalam Pencalonan Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI

“Kita harus kerja menjelaskan kepada masyarakat khususnya pendukung Ahok,” katanya.

sumber: http://www.gemarakyat.id

Dahsyat!!! Ternyata ini Strategi SBY Dalam Pencalonan Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI

Dahsyat!!! Ternyata ini Strategi SBY Dalam Pencalonan Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI
Dahsyat!!! Ternyata ini Strategi SBY Dalam Pencalonan Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI

Ternyata SBY luar biasa, Strateginya Memang Cerdas, Rapi dan Terukur.

Mencalonkan Putranya sebagai gubernur dan rela mengorbankan Karir Militernya yang Cemerlang demi Bangsa Dan Negara.

Memenangi Pilkada DKI bukanlah Menjadi Tujuan Utama Ia Mencalonkan Putranya namun ada yang jauh lebih dahsyat dari itu.

Dengan menampilkan 3 calon, beliau tidak mau spekulatip dan kecolongan peluang bila paslon hanya diikuti 2 saja , bisa-bisa dengan dukungan pemerintah dan jajarannya Ahok dengan mudah bisa direkayasa untuk meraih lebih dari 51+1 .

tapi dengan adanya 3 calon maka sangat susah Paslon no. 2 bisa direkayasa untuk memperoleh lebih dari 50% suara, terlihat sekarang hasil strategi jitu SBY mulai Nampak.

SBY berhasil memecah konsentrasi lawan, mereka sibuk mengatur strategi agar elektabilitas SBY dan AHY merosot tajam, sampai-sampai orang yang didalam Sel diberikan Remisi untuk menjatuhkan SBY. 

Baca Juga : Melakukan Shalat Sunnah Ketika Ada Khotib Sedang Khutbah, Bolehkah?

Betapa Sibuknya Kubu Lawan untuk bersaing dg kekuatan SBY, Grand Design sdh berjalan dengan Rapi, Pantas saja engkau disebut sebagai MASTER OF STRATEGY.

Terima kasih SBY……Terima kasih AHY

Melakukan Shalat Sunnah Ketika Ada Khotib Sedang Khutbah, Bolehkah?

Melakukan Shalat Sunnah Ketika Ada Khotib Sedang Khutbah, Bolehkah?
Melakukan Shalat Sunnah Ketika Ada Khotib Sedang Khutbah, Bolehkah?

Di antara shalat yang disunnahkan ialah tahiyatul masjid, yaitu shalat dua rakaat ketika masuk masjid sebelum duduk. Menurut Imam al-Nawawi, kesunnahan shalat ini sudah disepakati oleh mayoritas ulama (ijma’) dan makruh meninggalkannya kecuali ada udzhur . Kesunnahan mengerjakan shalat ini didasarkan pada hadis riwayat Abu Qatadah, Rasulullah SAW berkata:

Artinya:
“Apabila kalian masuk masjid hendaklah shalat dua raka’at sebelum duduk” (HR: Ibnu Majah)
  
Hadis ini menunjukan secara jelas anjuran shalat tahiyatul masjid. Namun persoalannya, pada saat shalat jum’at, khususnya setelah khatib naik mimbar,  sebagian orang seringkali merasa bingung untuk menentukan pilihan: apakah mengerjakan shalat sunnah atau langsung duduk demi mendapatkan kesunnahan menyimak khutbah.

Persoalan ini pernah melanda seorang sahabat pada masa Rasulullah. Kebetulan pada waktu itu Rasulullah SAW bertindak sebagai khatib jum’at.

Dikarenakan datang terlambat, demi menyimak khutbah keagamaan, sahabat tadi langsung duduk dan tidak shalat tahiyatul masjid. Rasul pun akhirnya menegurnya. Beliau berkata:

Artinya:
“Shalatlah kamu dua rakaat dengan ringkas (cepat) sebelum duduk” (HR: Ibn Hibban)
  
Rasulullah SAW tetap memerintahkan shalat dua raka’at sekalipun khutbah jum’at sedang berlangsung. Ini menunjukan saking sunnah dan utamanya shalat tahiyatul masjid.

Khusus bagi orang yang terlambat, dianjurkan mempercepat shalatnya agar dapat mendengar khutbah jum’at. Berdasarkan hadis ini, Imam al-Nawawi dalam al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab mengatakan:

“Apabila seorang masuk masjid dan khatib sedang khutbah jum’at, hendaklah ia shalat tahiyatul masjid terlebih dahulu dan mempercepatnya”

Baca Juga : INILAH KEBANGKITAN ISLAM, Relawan Agus-Sylvi Deklarasikan Dukungan ke Anies-Sandi
  
Dengan demikian, bagi orang yang terlambat datang ke masjid pada hari jum’at, sementara khatib sudah naik mimbar, kesunnahan shalat tahiyatul masjid tetap berlaku. Namun perlu digarisbawahi, kesunnahan ini tidak berlaku pada saat shalat berjemaah, ketika imam sudah takbir ataupun muadzzin sudah iqamah. Pada kondisi ini, dimakruhkan melakukan shalat sunnah dan lebih baik langsung shalat berjemaah bersama imam. Wallahu a’lam.

Sumber : http://www.wajibbaca.com/

INILAH KEBANGKITAN ISLAM, Relawan Agus-Sylvi Deklarasikan Dukungan ke Anies-Sandi

INILAH KEBANGKITAN ISLAM, Relawan Agus-Sylvi Deklarasikan Dukungan ke Anies-Sandi
INILAH KEBANGKITAN ISLAM, Relawan Agus-Sylvi Deklarasikan Dukungan ke Anies-Sandi

Relawan Agus-Sylvi asal Komite Nasional Masyarakat Indonesia (KMNI) mendeklarasikan dukungan bagi pasangan Anies-Sandi pada putaran dua Pilgub DKI 2017, setelah paslon nomor satu hampir dipastikan tidak lolos putaran berikutnya. Deklarasi tersebut dihadiri langsung oleh sang calon gubernur, Anies Rasyid Baswedan.

"Memberikan dukungan sepenuhnya kepada pasangan Anies-Sandi dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta," kata Ketua KMNI Alex Asmasoebrata di Jalan Cikajang nomor 60, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/2).

Alex juga berharap, pasangan Agus-Sylvi segera menentukan sikap untuk memberikan dukungan kepada Anies-Sandi. Sehingga, seluruh suara pemilih Agus-Sylvi yang bisa secara bulat dialihkan bagi pasangan Anies-Sandi.

"Mendorong pasangan Agus-Sylvi dapat segera menentukan sikapnya memberikan dukungan kepada pasangan Anies-Sandi agar seluruh suara pemilih Agus-Sylvi yang sekitar 17 persen, dapat secara bulat mendukung Anies-Sandi," ujarnyanya

Baca Juga : INILAH KEBENARAN AL-QUR'AN, Berikut Adalah Manfaat Minyak Zaitun

Alex juga memohon agar pasangan Anies-Sandi dapat menerima dan memaksimalkan dukungan dari para relawan Agus-Sylvi. Tak hanya dari relawannya, Alex juga meminta Anies-Sandi menyambut baik dan menerima dukungan dari pasangan Agus-Sylvi secara keseluruhan.